- Al Habib Sholeh bin Ahmad bin Salim Al Aydrus -
Di dalam Al-Quran nama "Khidhir" RA tidak disebut secara sharih (tegas dan lugas). Namun, ada ceritera Nabi Musa yang mendapat perintah Allah SWT untuk berguru kepada salah seorang hamba-Nya yang shalih dan dirahmati dengan ilmu ladunni, yaitu ilmu ghaib yang secara khusus diberikan oleh Allah SWT langsung dari sisi-Nya tanpa perantara guru zhahir (dari golongan manusia).
Orang shalih yang ditemui Nabi Musa AS dan dijadikari guru tersebut menurut pendapat jumhur ulama tafsir (mufassiriin) adalah seorang yang terkenal dengan julukan "Khidhir' RA. Nama panggilannya adalah Abal Abbas, nama aslinya Balya bin Mulkan bin Faaligh bin 'Aabir bin Syaalikh bin Arfakhsyad bin Syam bin Nuh AS. Dia adalah keturunan para raja.
Adapun sebab dari datangnya perintah Allah SWT kepada Nabi Musa AS untuk belajar kepada Khidhir adalah sebagai berikut:
Berdasarkan sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dari Ibnu Abbas dari Ubai bin Ka'ab, Rasulullah SAW bersabda: Ketika bangsa Israel sudah terbebas dari kejaran Fir'aun, Nabi Musa AS berkhutbah di depan Bani Israel, umatnya.
Isi khutbah itu sangat menyentuh kesadaran para pendengarnya, maka bercucuran air mata mereka. Hati mereka juga bergetar hebat, karena sangat terkesan.
Dalam kesempatan tersebut, datang seorang laki-laki dari Bani Israel dan bertanya kepada- Nabi Musa AS, "Ya Rasulullah, adakah di muka bumi ini seorang yang lebih pandai dari Tuan?"
Nabi Musa menjawab, "Tidak ada."
Read More here >>
Di dalam Al-Quran nama "Khidhir" RA tidak disebut secara sharih (tegas dan lugas). Namun, ada ceritera Nabi Musa yang mendapat perintah Allah SWT untuk berguru kepada salah seorang hamba-Nya yang shalih dan dirahmati dengan ilmu ladunni, yaitu ilmu ghaib yang secara khusus diberikan oleh Allah SWT langsung dari sisi-Nya tanpa perantara guru zhahir (dari golongan manusia).
Orang shalih yang ditemui Nabi Musa AS dan dijadikari guru tersebut menurut pendapat jumhur ulama tafsir (mufassiriin) adalah seorang yang terkenal dengan julukan "Khidhir' RA. Nama panggilannya adalah Abal Abbas, nama aslinya Balya bin Mulkan bin Faaligh bin 'Aabir bin Syaalikh bin Arfakhsyad bin Syam bin Nuh AS. Dia adalah keturunan para raja.
Adapun sebab dari datangnya perintah Allah SWT kepada Nabi Musa AS untuk belajar kepada Khidhir adalah sebagai berikut:
Berdasarkan sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dari Ibnu Abbas dari Ubai bin Ka'ab, Rasulullah SAW bersabda: Ketika bangsa Israel sudah terbebas dari kejaran Fir'aun, Nabi Musa AS berkhutbah di depan Bani Israel, umatnya.
Isi khutbah itu sangat menyentuh kesadaran para pendengarnya, maka bercucuran air mata mereka. Hati mereka juga bergetar hebat, karena sangat terkesan.
Dalam kesempatan tersebut, datang seorang laki-laki dari Bani Israel dan bertanya kepada- Nabi Musa AS, "Ya Rasulullah, adakah di muka bumi ini seorang yang lebih pandai dari Tuan?"
Nabi Musa menjawab, "Tidak ada."
Read More here >>
